PEMBERIAN REWARD KEPADA ANAK

Oleh : Uciek Nurul Mufidah (Ustadzah Ucik)

Reward adalah segala sesuatu yang menyenangkan yang kita berikan kepada anak atas suatu pekerjaan yang telah anak lakukan. Reward diberikan dengan tujuan untuk memberikan apresiasi kepada anak yang melakukan kebaikan serta sebagai motivasi untuk anak yang lainnya. Misalnya saja seorang anak diberi reward oleh orang tuanya karena ia berhasil menjadi juara kelas.

Bentuk Reward bisa berupa reward verbal dan reward non verbal. Reward verbal yang diberikan yaitu berupa kata-kata pujian atau kata-kata baik yang dapat membuat anak menjadi senang setelah mendengarkan kata tersebut dan bertujuan agar anak terus melakukan hal baik. Kata-kata yang dipilih adalah kata-kata yang sederhana dan tidak terlalu memuji panjang lebar misalnya anak hebat, bagus, pintar, alhamdulilah, dll.

Sedangkan bentuk reward non verbal yaitu berupa pemberian hadiah berupa barang biasanya dengan memberikan anak seperti alat tulis sesuai motif atau tokoh kartun kesukaan anak, sepatu, ataupun hal lain yang mungkin disukai anak. Reward non verbal juga bisa berupa gerakan badan seperti acungan jempol, tepukan tangan, tentunya dengan mimik wajah senang dan puas karena anak mampu melakukan suatu hal sesuai dengan yang kita harapkan. Misalnya jika mengatakan “good” diikuti dengan acungan jempol yang menunjukkan anak tersebut sudah melakukan hal yang bagus.

Hadiah atau reward dapat membantu bunda sebagai orangtua dalam meningkatkan motivasi anak untuk belajar atau melakukan sesuatu yang belum mereka capai sebelumnya.  Ketika seorang anak mendapatkan reward dari orang tua maka otomatis dia akan semakin termotivasi untuk semakin giat belajar dan mempertahankan prestasinya itu. Selain itu reward juga dapat membantu dalam mengubah perilaku anak ke arah yang lebih positif atau membentuk kebiasaan baik anak. Mulai dari melakukan hal kecil, seperti merapikan tempat tidurnya sendiri, mencuci piring setelah makan, sampai pada prestasi anak di sekolah. Pemberian reward juga menjadi suatu penghargaan terhadap diri anak. Melalui pemberian reward tentu saja anak akan merasa senang. Anak juga akan merasa dihargai, karena belajar yang ia lakukan dengan tekun mendapatkan sebuah penghargaan. Memang dengan ia mendapatkan sebuah prestasi di sekolah anak pasti sudah senang, akan tetapi dengan adanya reward dari orang tua ini menjadi sebuah bukti dan apresiasi atas apa yang telah anak capai. Berkat penghargaan inilah semangat anak untuk terus belajar akan semakin meningkat.

Akan tetapi, terkadang penggunaan hadiah dalam mengembangkan sikap positif pada anak tidak selalu berhasil. Bisa jadi anak justru menjadi ketergantungan dengan hadiah. Untuk itu, bunda sebagai orang tua harus berhati-hati dalam memberikan hadiah ini, terutama hadiah dalam bentuk barang. Hadiah berupa barang yang berlebihan dapat membuat anak menjadi ketergantungan saat ingin mencapai sesuatu. Untuk itu dalam pemberian reward dalam bentuk barang hendaknya harus diperhatikan kapan waktu anak baiknya diberikan reward dan kapan sebaiknya tidak diberikan reward. Selain itu juga hendaknya turut diperhatikan reward apa yang cocok diberikan kepada anak dan jangan terlalu berlebihan. Nah bagaimana bunda sudahkah bunda memberikan reward kepada anak bunda?

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.